banner 728x250
Daerah  

Indonesia Jaya Group Bangun Imperium Media Digital: 60 Portal di Bawah Satu Komando, Siap Lahirkan Asosiasi Wartawan Nasional

Jakarta – Di tengah riuhnya dunia digital dan krisis kepercayaan publik terhadap media, satu nama muncul mencuri perhatian: PT Indonesia Jaya Group. Melalui manajemen Media Group Indonesia, perusahaan ini resmi mengumumkan langkah ekspansif—menambah 30 portal berita baru, menambah total jaringannya menjadi 60 media online di seluruh Indonesia.

Langkah ini bukan sekadar penambahan jumlah. Ia adalah pernyataan kekuatan.
Di saat banyak perusahaan media berjuang mempertahankan eksistensinya, Indonesia Jaya Group justru melaju kencang, menyusun barisan media dengan struktur profesional dan arah editorial yang jelas: mengembalikan marwah jurnalisme yang independen dan berintegritas.

Direktur PT Indonesia Jaya Group, Dodik Harianto, S.H, menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari strategi membangun ekosistem informasi nasional yang sehat dan berdaulat.

“Kami ingin menghadirkan media yang tidak hanya hidup dari klik dan sensasi, tapi dari kepercayaan publik. 60 portal ini akan menjadi kekuatan baru dalam membentuk kesadaran informasi masyarakat,” ujar Dodik dengan nada mantap di sela rapat manajemen di Jakarta.

Ekspansi besar ini juga disertai langkah yang jarang diambil oleh korporasi media sejenis: pembentukan Asosiasi Wartawan Indonesia (AWI) — sebuah organisasi internal yang dirancang untuk menaungi dan memperkuat kompetensi ratusan jurnalis di bawah naungan grup.

Pimpinan Redaksi Media Group Indonesia, Hendra Setiawan, S.H, menegaskan bahwa pembentukan AWI bukan formalitas, melainkan revolusi kecil dalam dunia kerja wartawan.

“Kami tidak ingin wartawan kami hanya jadi penyampai berita. Mereka harus paham etika, hukum, dan memiliki sertifikasi profesi. Karena jurnalisme bukan sekadar pekerjaan, tapi pengabdian terhadap kebenaran,” tegas Hendra.

Di balik langkah itu, pengamat media melihat strategi ini sebagai titik balik konsolidasi kekuatan media nasional. Dengan 60 portal aktif, Indonesia Jaya Group tidak hanya memperluas jaringan pemberitaan, tapi juga memperkokoh kendali narasi informasi di ruang digital yang kian liar.

Ekspansi ini mencerminkan arah baru dunia pers Indonesia—di mana media bukan lagi sekadar bisnis, tapi alat perjuangan gagasan dan kebijakan publik.
Dan Indonesia Jaya Group tampaknya memahami betul bahwa kekuatan informasi adalah kekuatan masa depan.

“Media adalah alat kendali peradaban. Kami membangunnya bukan untuk hari ini, tapi untuk masa depan bangsa,” tutup Dodik Harianto.

Dengan langkah yang agresif, terukur, dan berorientasi visi, PT Indonesia Jaya Group kini berdiri di garis depan sebagai poros baru media nasional, mengibarkan semangat profesionalisme dan kedaulatan informasi Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *