Denpasar – Sebuah kendaraan roda empat yang bertuliskan nama media besar di Bali menjadi sorotan setelah diduga melakukan aksi menyalip secara sembarangan dan membahayakan pengguna jalan lain di kawasan Jalan Katalia menuju Jalan Cokroaminoto, Denpasar.
Peristiwa tersebut terjadi saat arus lalu lintas sedang cukup padat. Mobil beratribut media itu disebut tiba-tiba menyalip kendaraan di depannya tanpa memperhitungkan situasi jalan, sehingga memicu kekhawatiran dan potensi bahaya bagi pengendara lain yang melintas di jalur tersebut.
Salah satu pengemudi yang berada di lokasi, Erwin, mengaku sangat kecewa melihat perilaku pengendara mobil tersebut. Menurutnya, kendaraan yang membawa identitas media seharusnya menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, termasuk dalam hal tertib dan disiplin berlalu lintas.
“Sebagai pengendara saya sangat kecewa. Mobil itu ada tulisan media besar di Bali, harusnya memberi contoh yang baik di jalan raya, bukan justru menyalip seenaknya dan membahayakan pengemudi lain,” ujar Erwin.
Ia menilai tindakan seperti itu tidak patut dicontoh, apalagi kendaraan tersebut membawa nama institusi yang dikenal luas oleh masyarakat. Perilaku berkendara yang tidak disiplin dinilai dapat mencoreng citra lembaga yang bersangkutan sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Hingga saat ini, pengemudi mobil beratribut media tersebut belum memberikan keterangan ataupun klarifikasi terkait kejadian yang terjadi di ruas Jalan Katalia menuju Jalan Cokroaminoto, Denpasar itu,Pukul 15.05 ( 7 Maret 2026 ).
Masyarakat berharap setiap pengendara, terlebih yang membawa identitas lembaga atau institusi publik, dapat lebih mengedepankan etika dan keselamatan di jalan raya. Sebab, jalan adalah ruang bersama yang menuntut tanggung jawab serta kedisiplinan dari setiap pengguna jalan.
Catatan Redaksi:
Media Ini Menjunjung Tinggi Asas Praduga Tak Bersalah Serta Membuka Ruang Hak Jawab Sesuai Undang- Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers Dan Kode Etik Jurnalistik.
( Rs )














